ο»ΏTipsPintar Menjadi Peternak Puyuh Petelur Untuk Pemula. 1. Pilih Lokasi yang Terbebas dari Hama Penyakit. Langkah pertama, pilihlah lokasi budidaya yang jauh dari hama penyakit. Misalnya seperti flu burung, lalu terhindar dari biawak, hama tikus, garangan, dan sebagainya.
TernakBurung Puyuh Pemula Gudang Ilmu. Januari 29, 2022 0. Posting Komentar komentar teratas Karena kotoran burung ternak puyuh diketahui mempunyai kandungan protein yang tinggi. Disamping itu kelebihan dari burung yang telurnya bisa dikonsumsi ini, yaitu kemampuan tumbuh kembangnya yang sangat cepat. Bayangkan saja, dalam 41 hari, puyuh
Sebagaiseorang pemula dalam beternak burung puyuh anda perlu memahami 3 (tiga) unsur yaitu bibit/pembibitan puyuh, pakan (ransum) dan pengelolaan usaha peternakan puyuh . Secara rinci kami akan membahas secara tuntas. Jika anda tertarik beternak puyuh, silahkan baca artikel cara beternak puyuh bagi pemula berikut ini
Berikutbeberapa resiko usaha ternak burung puyuh bagi pemula, antara lain: 1. Burung puyuh terserang penyakit Seringkali burung puyuh terserang sebuah penyakit unggas. Hal ini perlu diobati secara cepat. Sebab jika dibiarkan terus menerus bisa mengakibatkan kematian puyuh dalam jumlah banyak. Apalagi jika penyakit yang dideritanya bersifat
BongkarCara Beternak Burung Puyuh Bagi Pemula Berikut ini adalah tahapan tahapan cara beternak burung puyuh yang baik dan benar menurut berbagai sumber yang sudah berpengalaman bertahun tahun dalam beternak burung puyuh. 1. Syarat yang Harus Dipenuhi Sebelum Ternak Puyuh
V1OVoV. 4 menit membaca Sama seperti burung hias, burung puyuh juga bisa dipelihara dalam kandang, meski aslinya burung puyuh merupakan burung liar yang hidup di alam bebas. Namun, meski begitu burung puyuh kini sudah banyak dipelihara untuk dibudidayakan dan dijual burung atau telurnya. Nah, bagi kamu yang masih pemula dan tertarik akan budidaya ternak burung puyuh, kamu bisa lho menjalankan di rumah. Cara budidaya ternak burung puyuh juga memiliki langkah-langkah yang hampir sama dengan cara budidaya burung lainnya. Tidak hanya itu, burung puyuh ini juga memiliki banyak manfaat, karena daging dan telur burung puyuh bisa untuk dikonsumsi. Meski bertubuh kecil, burung puyuh juga bisa menghasilkan 5 hingga 6 butir telur lho, setiap minggunya. Burung yang memiliki nama latin Coturnix ini, merupakan jenis burung yang tidak dapat terbang jauh. Jika dilihat dari segi fisik, burung ini memiliki badan yang mungil, berkaki pendek, bulu yang berwarna kecoklatan dan dapat diadu. Biasa disebut gemak dalam bahasa Jawa, ternyata burung ini pertama kali diternakkan di Amerika pada tahun 1870, dan dikembangkan di seluruh penjuru dunia, termasuk ke Indonesia pada akhir 1979. Saat ini, keberadaan burung puyuh sendiri sudah mulai sulit ditemukan, karena sering diburu oleh manusia. Sehingga, jika kamu menjalankan budidaya burung puyuh, mungkin akan menjadi bisnis yang menguntungkan. Sehingga, kamu tidak hanya melestarikan jenis burung ini, tetapi bisa sekaligus berbisnis. Apa Keunggulan Budidaya Ternak Burung Puyuh Petelur? β Modal kecil. β Bisa dipelihara dalam lingkungan rumah tangga. β Waktu pemeliharaan tergolong pendek dan cepat. β Burung puyuh cukup resisten terhadap penyakit. β Produksi daging dan telur tinggi. Manfaat Budidaya Ternak Burung Puyuh Petelur β Dapat dijadikan bisnis atau usaha sampingan di rumah. β Telurnya sangat baik untuk kesehatan, seperti untuk kesehatan mata, meningkatkan metabolisme, meredakan alergi, hingga mendetoksifikasi tubuh. β Dagingnya, sebagai sumber gizi yang sangat baik dan memiliki cita rasa yang lezat. β Limbah kotorannya bisa dijadikan pupuk, karena kaya protein. β Bulunya bisa dijadikan sebagai bahan aneka kerajinan atau perabot rumah tangga dan lain sebagainya. Baca Juga Sukses Budidaya Sayuran Organik dengan Beberapa Tips Berikut Ini Langkah-langkah Bisnis Budidaya Ternak burung Puyuh Paling Mudah untuk Pemula Bagaimana, budidaya ternak burung puyuh petelur sangat menjanjikan bukan? Nah, jika kamu pemula dan tertarik, yuk simak beberapa cara paling gampang melakukan budidaya ternak burung puyuh petelur berikut ini 1. Mempersiapkan kandang Cara budidaya ternak burung puyuh yang pertama adalah, kamu harus mempersiapkan kandang atau tempat untuk para burung puyuh nantinya. Untuk bentuk kandang dan material, kamu bisa buat menggunakan kayu atau kerangka baja ringan dengan desain seperti rak. Pastikan, kandang burung puyuh memiliki kelembaban sekitar 30 hingga 80%, dengan suhu normal yakni sekitar 20-25 derajat Celcius. Penerangan juga diperlukan sekitar 25-40 watt pada waktu siang dan 40-60 watt pada waktu malam. Tidak hanya itu, dalam budidaya ternak burung puyuh, kamu juga harus memiliki beberapa kandang. β Kandang yang pertama untuk proses pembibitan. β Kandang kedua untuk para induk. β Kandang ketiga untuk para anak burung puyuh. β Kandang yang ke empat untuk pertumbuhan anak puyuh. 2. Mempersiapkan pembibitan Setelah mempersiapkan kandang, cara budidaya ternak burung puyuh selanjutnya adalah dengan mempersiapkan bibit unggul untuk melakukan pembibitan. Pasalnya, jika kamu memilih indukan yang memiliki kualitas bagus, maka akan menghasilkan telur dan anakan yang berkualitas pula. Untuk pemilihan bibit sendiri, kamu juga harus mengetahui bibit yang bisa disesuaikan dengan tujuan budidaya, yang dibedakan menjadi 3 tujuan, yakni β Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh, yang akan diambil telurnya saja untuk dikonsumsi. β Di sini kamu bisa pilih indukan puyuh betina yang bebas dari berbagai penyakit bawaan dan sehat. β Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh yang akan diproduksi dagingnya saja. β Kamu bisa memilih jenis indukan betina dan jantan yang sudah tidak produktif lagi menghasilkan telur. β Pemilihan bibit unggul untuk tujuan budidaya burung puyuh lebih mengoptimalkan produksi telur yang akan ditetaskan. β Kamu bisa memilih indukan betina yang aktif dan bagus dalam kualitas produksi telurnya dan pejantan yang sekiranya matang atau siap untuk membuahi para puyuh betina. 3. Melakukan pemeliharaan Untuk melakukan cara budidaya ternak burung puyuh, kamu tidak hanya membiarkannya tumbuh sendiri tanpa diurus. Pasalnya, setelah kamu melakukan pembibitan dan burung puyuh telah melakukan perkembangbiakan, itu artinya kamu harus melakukan pemeliharaan dengan cara yang sederhana, yakni sebagai berikut 1. Memperhatikan kebersihan kandang dan sanitasi Kesehatan burung puyuh akan dipengaruhi dari tempat tinggalnya atau kandang yang ditempatinya. Di mana kamu harus memperhatikan kebersihan kandang dan rutin membersihkannya. Tidak hanya itu, bila perlu kamu juga melakukan proses vaksinasi, sehingga mereka bebas dari berbagai macam penyakit. 2. Melakukan kontrol penyakit terhadap burung puyuh Nah, untuk hal ini kamu juga tidak boleh lengah. Jika perlu terus kontrol perkembangan mereka dan melihat adanya berbagai tanda-tanda mencurigakan yang menandakan para burung puyuh. 3. Memberikan pakan kepada burung puyuh Dalam budidaya ternak burung puyuh, kamu juga harus memperhatikan pakan mereka. Bagi kamu yang belum tahu, pakan burung puyuh sebenarnya dibagi menjadi dua jenis bentuk, yakni bentuk tepung dan pelet. Bentuk tepung biasanya akan diberikan pada usia di bawah 3 minggu, sedangkan yang berbentuk pelet atau butiran, diberikan pada usia 3 minggu. Untuk mendapatkan pakannya, kamu bisa membelinya di toko-toko terdekat. Kamu bisa memberikannya dua kali sehari, yakni ketika pagi hari dan sore hari. 4. Proses panen Pada proses panen budidaya ternak burung puyuh dengan tujuan utama budidaya burung puyuh petelur, kamu bisa panen telur bahkan hingga setiap hari, selagi masih ada masa produksi yang sedang berlangsung. Namun, jika tujuan utama kamu adalah pembibitan telur yang ditetaskan, maka kamu bisa panen setiap telur-telur berkualis menetas. Selain itu, kamu tentu saja bisa menghasilkan telur setiap harinya, jika masih pada masa produksi, sekaligus panen untuk tujuan produksi daging puyuh. Baca Juga Bisnis Budidaya Ternak Ayam Pedaging yang Menjanjikan Untuk Pemula Cari tambahan modal usaha kamu dengan melakukan pengajuan pinjaman dana tanpa jaminan, hanya di agar bisa membangun bisnis yang menguntungkan. Ada beragam pilihan pinjaman tanpa agunan yang bisa kamu gunakan untuk modal usaha. Berikut beberapa di antaranya. Tak perlu ragu, sebab kamu bisa mengajukan secara online di Terlebih, semuanya pasti aman karena sudah terdaftar di OJK. Lebih seperti ini
Salah satu ide usaha ternak yang cukup menjanjikan ilustrasi spesies burung puyuh Burung puyuh adalah jenis unggas yang sering membangun sarangnya di permukaan tanah. Spesies yang tergolong ke dalam famili Phasianidae ini rupanya bisa diternakkan, bahkan dikonsumsi oleh banyak orang. Faktanya, burung puyuh sudah dibudidayakan oleh peternak unggas di banyak negara, dan India adalah dua negara yang dikenal memiliki peternakan burung puyuh profesional untuk telur dan dagingnya, seperti ditulis dalam AgriFarming. Nah, dengan potensi yang begitu besar, tak ada salahnya kamu menyimak cara budidaya burung puyuh. Kalau penasaran, simak cara-caranya di bawah ini, ya. Baca Juga Ramah Lingkungan, Ini 7 Cara Budi Daya Sayur Sawi bagi Pemula Membudidayakan burung puyuh bagi pemulailustrasi pembudidayaan burung puyuh Studio Kalau kamu ingin memulai ternak atau budidaya burung puyuh, beberapa cara dan langkah di bawah ini dapat dilakukan. Siapkan terlebih dahulu lahan dan kandang untuk budidaya. Buatlah kandang dari bahan kayu atau besi. Sedapat mungkin tempat burung dirangkai dan disusun secara bertingkat. Layaknya unggas lainnya, burung puyuh juga membutuhkan penerangan yang memadai. Kamu bisa menambahkan lampu atau penerangan secukupnya. Nah, hal penting lainnya adalah temperatur kandang yang tidak boleh terlalu dingin dan panas. Idealnya, spesies burung puyuh dapat hidup dan berkembang biak dengan baik di suhu ruangan, yakni 22 hingga 25 derajat celcius. Wajib diingat juga bahwa kandang burung puyuh harus steril dari limbah dan polusi. Keberadaan polusi dan limbah hanya akan menghambat, bahkan membunuh burung puyuh yang kita ternakkan. Lalu, letakkan kandang di daerah yang terpapar sinar Matahari, tapi juga jangan terlalu panas. Pilih bibit burung puyuh yang sehat. Secara umum, burung puyuh sehat akan aktif dan selalu bergerak. Warna bulunya juga tidak kusam sebagai tanda bahwa mereka tidak terjangkit penyakit. Unggas termasuk rentan dengan penyakit. Burung puyuh pun juga wajib dijaga dan dipantau supaya perkembangannya sesuai harapan. Jaga kebersihan kandang dan kamu bisa bekerja sama dengan dinas peternakan untuk penanggulangan penyakit berbahaya pada ternak. Burung puyuh memiliki kemampuan bertelur yang cukup tinggi. Bahkan, burung puyuh betina sudah dapat bereproduksi di saat usia mereka 30β45 hari. Tentu hal ini menjadi salah satu kelebihan burung puyuh dibandingkan jenis unggas lainnya. Kamu dapat memanen telur burung puyuh di saat masa bertelur. Dalam kondisi ideal, seekor burung puyuh betina dapat menghasilkan 100 hingga 200 telur setiap tahunnya. Bahkan, daging burung puyuh pun dapat dijual jika mereka sudah tidak mampu bereproduksi lagi. Jadi, bagaimana, nih? cara budidaya burung puyuh ternyata cukup cepat dan menguntungkan, bukan? Permintaan akan telur dan daging burung puyuh juga makin meningkat setiap tahunnya. Bahkan, tak mustahil burung puyuh hasil budidaya menjadi salah satu komoditas pangan unggulan yang diekspor ke luar dengan modal yang tak terlalu besar, kamu pun pasti bisa beternak burung puyuh. Namun, harus diingat bahwa unggas wajib mendapatkan perhatian lebih karena mereka cukup rentan dengan wabah atau penyakit. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang kamu butuhkan, ya! Baca Juga Jadi Peluang Menguntungkan, Ini 6 Cara Budi Daya Kutu Air IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Berita Terkini Lainnya
Anda pasti tahu dong telur puyuh?β¦ Eh jangan- jangan anda penggemar telur puyuh.,.,. Jika anda penggemar telur puyuh, Tahukah anda bagaimana cara ternak burung puyuh petelur agar sukses?. Dalam artikel ini saya akan mencoba mengupas tuntas cara ternak burung puyuh agar sukses bagi pemula, Dan semoga setelah membaca artikel ini sampai selesai anda bisa langsung praktek lapangan. Burung puyuh adalah burung yang kecil nan mungil, Meskipun puyuh masih termasuk golongan keluarga burung, namun puyuh tidak bisa terbang layaknya burung lain. Burung puyuh ini di alam bebas biasanya hidup di semak belukar atau di sawah-sawah, orang jawa biasa menyebutnya GEMEK. Jaman dulu puyuh diburu untuk diambil dagingnya untuk dimasak, Karena terus diburu maka burung puyuh dialam bebas semakin langka, Salah satu cara untuk mempertahankan keberadaannya adalah dengan melakukan penangkaran. Sebelum kita membahas cara budidaya puyuh, Mari kita cek dulu keuntunganya. Baca disini Artikel atau pembahasan yang anda cari Keuntungan ternak burung puyuh Keuntungan yang akan kita dapatkan jika membudidayakan puyuh, adalah daging dan telurnya yang dapat kita konsumsi atau kita jual, dan burung puyuh yang telah afkir bisa dijual ke peternak burung puyuh pedaging. Keuntungan lainnya adalah kotorannya bisa dimanfaatkan sebagai pupuk kandang, Bahkan bisa dijadikan makanan ikan, Karena kotoran burung puyuh diketahui mempunyai kandungan protein yang tinggi. Ternak puyuh juga bisa dilakukan didekat rumah, Sebab tidak membutuhkan tempat atau pekarangan yang luas jika dibanding beternak ayam petelur. Dan keuntungan yang terpenting adalah peluang pasar, Karena sampai saat ini belum ada kelompok organisasi atau perusahaan yang memonopoli pasar, Sehingga kesempatan kita untuk bersaing masih terbuka lebar. Itulah sederet keuntungan yang sangat menggiurkan dalam usaha ternak puyuh. Sebelum kita terjun bebas kedunia budidaya/ternak puyuh, Hal yang tidak kalah penting adalah mengetahui kendala atau kemungkinan yang akan terjadi jika kita menekuninya. Kendala yang sering terjadi saat beternak puyuh Disetiap bidang usaha ataupun pekerjaan semuanya mengandung resikoβ¦!! Namun sebaiknya kita mengetahui resiko itu, sehingga kita siap menghadapinya dan dapat mengatasinya. Banyak dari kita yang sering terlena dengan zona nyaman ketika menekuni sebuah usaha, Sehingga lupa bahwa resiko akan selalu mengintai. Berikut ini factor/kendala yang harus kita ketahui Pemilihan lokasi sangat berpengaruh terhadap kesuksesan ternak puyuh petelur. Desain kandang juga sangat berpengaruh terhadap kemudahan dan kenyamanan serta produktifitas. Pakan mempunyai pengaruh besar terhadap keberhasilan ternak puyuh petelur, baik dari segi kualitas ataupun biaya yang harus kita keluarkan. udara Factor yang satu ini yang sering dilupakan oleh para peternak pemula, sehingga produktifitas sering tidak stabil dikarenakan suhu ruangan kandang yang tidak stabil. Sterilisasi sering kali diabaikan oleh para peternak puyuh petelur, sehingga sering bahkan berulang kali terjadi puyuh terkena virus. Pemasaran juga merupakan Kendala terbesar yang sering terjadi apalagi untuk pemula. Itulah kendala yang sering terjadi dalam dunia usaha budidaya, termasuk juga ternak puyuh, Untuk mengatasinya akan saya bahas sekalian langsung bersamaan inti pembahasan sebagai berikut. Cara ternak puyuh petelur agar sukses 1. Pemilihan lokasi Sebelum kita mulai ternak puyuh kita harus memilih lokasi yang tepat, Karena lokasi merupakan factor utama yang dapat mempengaruhi sukses tidaknya usaha ternak puyuh. Lokasi yang tepat adalah dekat dengan sumber air bersih, Dapat dijangkau alat transportasi, untuk memudahkan pemeliharaan, pengawasan, serta penjualan. Lokasi tidak banjir,Jauh dari sumber kebisingan, seperti pasar, pabrik, jalan besar, dan yang lainnya, Tujuanya agar burung puyuh tidak stress dan dapat berkembang biak serta produksi telur maksimal. 2. Persiapan kandang Persiapan kandang harus dilakukan untuk memudahkan kita dalam pengawasan dan perawatan, Kandang harus kokoh layak dan bernilai tinggi. Idealnya, kandang puyuh petelur memiliki ukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 30 cm, Ukuran kandang tersebut akan dapat menampung burung siap produksi hingga 30-35 ekor. Patokan ini diterapkan karena semakin kecil kandangnya maka akan semakin baik produksi telur burung puyuh. Ukuran kandang yang terlalu besar akan membuat burung semakin banyak bergerak, Sehingga energi yang dihasilkan dari pakan terbuang percuma. Untuk memaksimalkan penggunaan tempat, kandang puyuh sebaiknya dibuat secara bertingkat, Jumlah tingkat yang ideal ialah empat tingkat. Agar puyuh petelur mendapat sirkulasi udara yang baik, Usahakan cahaya matahari dapat langsung masuk kekandang, Gunakan kawat strimin untuk dinding kandangnya. Untuk rangka dapat menggunakan kayu atau belahan bambu agar menghemat biaya. jika dinding kandang menggunakan bambu, jarak antara bambu harus benar-benar diperhatikan, Jangan terlalu renggang agar puyuh tidak dapat keluar dari kandang. Alas kandang sebaiknya menggunakan bahan kawat strimin agar kotoran puyuh bisa langsung turun ke tempat penampungan, Supaya kotoran tidak bersentuhan langsung dengan tubuh burung. Tempat pakan puyuh dapat ditempel didinding luar, dan dibuat memanjang sesuai ukuran kandang, Sementara untuk tempat minumnya bisa diletakkan di samping atau di belakang kandang. 3. Pemilihan bibit Setelah persiapan kandang selesai langkah selanjutnya adalah pemilihan bibit, Bibit yang bagus tentu akan mendorong produksi telur yang maksimal serta berkualitas. Untuk membeli bibit yang bagus, Belilah pada tempat penjualan bibit yang sudah terpercaya. Pilihlah bibit dalam masa produktif yang umurnya tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, yaitu sekitar umur 3 minggu, Karena umur juga sangat mempengaruhi hasil produksinya nanti, Hindari bibit yang sudah tua, bibit yang sudah tua tentu produksi telurnya sudah berkurang. Ciri-ciri bibit puyuh yang bagus a. Lincah dan aktif bergerak. Jika bibit yang akan kita beli diam saja, kemungkinan sedang Terserang penyakit. b. Bentuk tubuh si burung sempurna, simetris dan anggota tubuhnya lengkap. c. Warna bulunya cerah dan tidak kusam. Untuk puyuh petelur tentu yang kita butuhkan adalah bibit yang betina, bukan yang jantan. Adapun cara membedakannya adalah sebagai berikut Cara membedakan puyuh jantan dan betina a. Bibit burung puyuh jantan memiliki benjolan di bagian pantat seperti kelereng. Sementara burung puyuh betina pantatnya tidak ada benjolanya. b. Bulu dada burung puyuh betina berwarna sawo matang dan terdapat garis atau bercak hitam. Sementara burung puyuh jantan tidak memiliki garis atau bercak hitam. c. Burung puyuh jantan berkokok, sementara betinanya tidak. d. Bobot/postur tubuh yang betina lebih besar dari jantan. Setelah bibit didapat dan sebelum dilepaskan pada kandang ternak, Bibit harus disuntik dulu dengan vaksin ND Newcastle disease atau tetelo, Agar bibit tidak stress dan mencegahnya dari penyakit. 4. Pemberian pakan Pemberian pakan yang baik adalah salah satu kunci utama sukses atau tidaknya peternak puyuh, Karena dengan memberi pakan yang berkualitas tentu akan mendapatkan hasil yang maksimal. Pakan yang umum diberikan untuk puyuh petelur adalah pellet, atau tepung remah-remah, Pakan diberikan 2 kali sehari, setiap pagi dan sore. 5. Menjaga suhu ruangan Suhu ruangan kandang harus selalu terjaga agar mendapatkan hasil produksi yang stabil, Temperature suhu ruangan kandang harus berkisar 20Β°-25Β°C, Dengan tingkat kelembaban sekitar 30-80%. Agar tetap hangat berikan penerangan dengan memakai lampu 25-40 watt pada siang hari, dan 40-60 watt pada malam hari. Pasang exsaus untuk mengurangi suhu udara panas pada saat matahari terik, Agar suhu udara tetap stabil, dan untuk membuang zat-zat amoniak yang berlebih. 6. Menjaga kebersihan kandang sterilisasi Kebersihan kandang puyuh harus terus dijaga untuk mecegah penyebaran virus dan bakteri jahat, Yaitu dengan cara membersihkan kotoran pada penampungan setiap tiga hari sekali. Tempat penampungan yang kotor diganti dengan tempat penampungan baru, Dan yang bekas dicuci kemudian dikeringkan, untuk dipasang lagi nantinya. Selain kebersihan kandang, Lingkungan sekitar juga harus tetap dijaga kebersihan. 7. Masa panen dan pemasaran Inilah saat yang kita tunggu-tunggu yaitu saat panen,Tentunya kita bahagia rasanya apabila usaha kita selama ini mendapatkan hasil, Apalagi jika hasilnya sesuai dengan target. Tapi saat panen pun masih juga ada kendala yaitu dengan pemasaran, Jika panen dengan skala kecil itu adalah suatu hal yang sepele, Karena kita dapat menjual hasil panen pada tetangga sekitar atau menitipkan pada pedagang sayur. Tetapi jika kita panen dalam skala besar tentu kita akan dibuat bingung sendiri, Dan solusinya adalah kita harus segera mencari tengkulak untuk membeli hasil panen kita, Atau bisa juga kita bergabung dengan koperasi petani untuk mempermudah penjualan hasil panen kita. Akhirnya selesai juga artikel ini, Apakah anda tertarik dengan usaha ternak puyuh, Jika iya tunggu apalagi segera praktekan agar segera tahu hasilnya. Apabila ada yang kurang lengkap dengan artikel ini, Boleh tambahkan pada kolom komentar agar lebih bermanfaat. Mari belajar bersama, TERIMA KASIH.
Hampir di seluruh pasar tradisional dan pasar modern menjual telur puyuh. Bentuk telurnya yang mungil dan bercorak hitam putih menjadikan telur ini terlihat nyentrik dan memiliki daya tarik tersendiri. Peluang usaha budidaya burung puyuh sangat potensial karena permintaan pasar terhadap telur puyuh cukup baik dan peluang telur puyuh untuk dijadikan komoditas ekspor sangat terbuka lebar. Selain itu, tidak menutup kemungkinan jika daging puyuh pun dijadikan komoditas ekspor. Syarat agar daging dan telur puyuh dapat tembus ke pasar ekspor adalah daging dan telur puyuh berkualitas dan pengemasannya harus semenarik Beternak Burung PuyuhBurung puyuh termasuk dalam kelas Aves, famili Phasianidae, dan ordo Galiformes. Hewan ini memiliki ukuran yang kecil jika dibandingkan dengan ayam atau bebek. Walaupun termasuk dalam kelas burung Aves, namun burung puyuh ini tidak dapat pemeliharaannya, burung puyuh tidak membutuhkan perawatan khusus sehingga mudah untuk dibudidayakan. Tahapan dalam beternak burung puyuh, antara lain sebagai berikut a. KandangSebelum membuat kandang, terlebih dahulu perlu menentukan lokasi kandang yang tepat agar budidaya burung puyuh dapat berjalan dengan baik. Syarat utama dalam menentukan lokasi kandang burung puyuh, antara lain 1. Lokasi kandang harus jauh dari pemukimanLokasi kandang burung puyuh tentunya hrus jauh dari pemukiman limbah utamanya yang berupa kotoran burung puyuh mengandung banyak bakteri dan virus, yang cukup membahayakan dan dapat menularkan penyakit pada manusia. Adapun jarak minimal antara kandang dengan penduduk pemukiman adalah 10 Lokasi kandang harus mudah diakses dalam proses distribusiLokasi kandang juga harus mudah diakses dalam proses pendistribusian hasil ternak. Dengan mudahnya kases distribusi hasil ternak, dapat menghemat waktu dan biaya Lokasi harus dekat dengan sumber air bersihDengan mudahnya mendapatkan air bersih, proses budidaya akan berjalan dengan optimal dan proses pembersihan kandang pun akan semakin Lokasi kandang harus jauh dari resiko bencana alamSyarat lainnya adalah lokasi kandang harus jauh dari resiko bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, angin puting beling dan bencana alam Lokasi kandang harus jauh dari polusi udara dan kebisinganLokasi kandang yang jauh dari kebisingan dan polusi udara akan menjadikan burung puyuh berkembang dengan optimal sehingga proses budidaya akan berjalan dengan baik. Adapun lokasi yang cocok untuk budidaya burung puyuh adalah di daerah mendapatkan lokasi kandang yang ideal, langkah berikutnya adalah membuat kandang burung puyuh. Bentuk kandang puyuh yang umum digunakan adalah bentuk sangkar batrai. Untuk ukuran angkar, dapat dibedakan menjadi 3 jenis antara lain sebagai berikut 1. Kandang induk puyuhKandang induk berfungsi untuk menempatkan induk puyuh yang sudah dewasa dan siap bertelur. Kapasitas kandang ini idealnya sekitar 39 ekor/meter Kandang puyuh remajaKandang ini berfungsi untuk menempatkan anak burung puyuh yang sudah berumur remaja sekitar 4 minggu ke atas hingga siap bertelur. Adapun kapasitas kandang ini idealnya sekitar 55 ekor/meter Kandang anak puyuhKandang ini berfungsi untuk menempatkan anak burung puyuh yang baru menetas hingga berumur 4 minggu. Kapasitas kandang ini idealnya 90 ekor/meter Memilih BibitDi dalam proses budidaya burung puyuh, hal yang terpenting adalah memilih bibit yang berkualitas agar nantinya dapat menghasilkan telur yang banyak. Adapun jenis puyuh yang baik untuk petelur adalah puyuh jenis ketam, sedangkan jenis puyuh yang baik untuk pedaging adalah puyuh afkiran puyuh yang sudah tidak porduktif.Ciri-ciri yang bibit yang baik, antara lain sebagai berikut Tampak sehat dan lincahTidak cacatDi bagian anusnya bersih, tidak menandakan diare/mencretBulunya bersih dan tidak rontokc. PakanPemberian pakan yang tepat dapat mempercepat pertumbuhan dan memperbanyak produksinya telurnya. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus dalam pemberian pakan. Pakan yang umumnya diberikan untuk puyuh adalah pelet, dedak dan lain-lain. Pakan berupa pelet sebaiknya memiliki kandungan protein yang tinggi karena protein merupakan nutrisi yang berfungsi untuk mempercepat pertumbuhan. Pakan utama berupa pelet diberikan 2 kali sehari. Selain itu, usahakan agar minuman di dalam kandang selalu tersedia dan terjaga Proses reproduksiProses perkawinan dilakukan secara alami. Karena induk jantan dan induk betina disatukan di dalam kandang maka telur juga kan muncul di dalam kandang. Telur tersebut harus segera diambil agar tidak dimakan oleh PenyakitBurung puyuh sama peperti ayam yang juga rentan terhadap penyakit. Beberapa penyakit yang biasa menyerang burung puyuh, antara lain 1. Tetelo New Castle Deases/NCDPenyakit ini disebabkan oleh virus yang menyerang hampir di seluruh organ Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini antara lain diare, tampak lemah, terjadi gangguan pernafasan, serta adanya gejala flu, seperti bersin, pusing yang tampak dari kepalanya yang berputar-putar, yang dapat mengakibatkan kelumpuhan dan Burung puyuh yang terserang penyakit harus dipindahkan dan dikarantina untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Sebaiknya sebelum dipelihara, burung puyuh divaksinasi NCD agar di kemudian hari dapat terhindar dari serangan penyakit Berak darah coccidiosisPenyakit ini disebabkan oleh kuman atau bakteri yang menyerang pada bagian saluran pencernaan dan organ tubuh Adanya gejala diare yang kotorannya encer dan tercampur darah, tampak lemah dan tidak mau Berikan larutan trisula zoco tablet dengan cara diminumkan. Atau berikan kapsul tetra chloine menurut dosis yang dianjurkan, yang dicekokkan ke mulut hingga Berak darah pullorumPenyakit ini disebabkan oleh kuman atau bakteri yang menyerang pada saluran pencernaan dan organ tubuh Gejala yang ditimbulkan dari penyakit ini adalah kotorannya berwarna putih, tampak lemah dan tidak mau Burung puyuh yang terserang penyakit segera dipindahkan dan dikarantina karena dapat menular ke burung yang lainnya. segera konsultasikan ke dokter hewan atau dinar peternakan untuk mendapatkan pengobatan yang PanenTelur mulai dapat dipanen setelah burung puyuh menghasilkan telurnya, yaitu sekitar umur 1 1/2 - 2 bulan. Setelah itu, setiap harinya selalu bertelur hingga berusia sekitar 5 - 9 bulan, biasanya disebut umur ini, biasanya burung puyuh dipanen dagingnya karena sudah tidak menghasilkan telur lagi.
Puyuh adalah termasuk golongan dari keluarga burung, Tapi bedanya burung puyuh tidak bisa terbang layaknya burung jenis lainnya, Biasanya masyarakat memanfaatkan telur dan dagingnya untuk dikonsumsi. Untuk telur puyuh tentu kita semua sudah familiar, Karena banyak di jual di pasaran, Tapi untuk dagingnya mungkin anda belum pernah mengkonsumsinya. Perlu anda ketahui bahwa daging puyuh mempunyai tekstur serta rasa yang lezat dan manis, Kandungan lemak dan kolestrol yang terdapat pada daging puyuh juga sangat rendah bila dibanding dengan kandungan pada daging ayam, bebek atau yang lainnya. Selain itu daging puyuh juga mempunyai banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh manusia, Jadi tak salah jika anda ingin membuka usaha ternak puyuh pedaging. Manajemen ternak burung puyuh pedaging tidak jauh beda dengan manajemen ternak burung puyuh petelur, dimana budidaya puyuh pedaging lebih difokuskan pada pemberian pakan yang tepat, dengan tujuan untuk mempercepat pertumbuhan serta penggemukan daging puyuh. Baca disini; Artikel atau pembahasan yang anda cari 1. Pemasaran Usaha budidaya puyuh pedaging masih terkendala pada pasar, karena di Indonesia masih jarang yang memanfaatkan daging puyuh, hanya terlihat dibeberapa kota yang menjual daging puyuh, itupun hanya bisa ditemukan disupermarket saja. Untuk itu jika anda ingin memulai usaha ternak puyuh pedaging, hal yang pertama harus dilakukan adalah mencari pasar atau penampung terlebih dahulu, supaya tidak kebingungan untuk menjual hasil panen nantinya. Jadi ternak puyuh pedaging mempunyai tantangan tersendiri yaitu harus membuka/mencari pasar, namun jika berhasil membuka pasar sendiri tentu akan sukses besar karena usaha ini masih minim persaingannya. 2. Bibit puyuh pedaging Untuk bibit puyuh pedaging bisa membeli dari anakan DOQ day ol quail, atau bisa juga membeli puyuh petelur yang telah afkir dari para peternak puyuh petelur. Jika ingin membeli bibit dari DOQ usahakan pilih bibit yang jantan, tapi bila anda ingin membeli bibit yang afkiran, maka anda tinggal konsentrasi pada penggemukannya saja. 3. Pakan puyuh pedaging Untuk pakan puyuh pedaging kita bisa memberikan pakan anak ayam pedaging, pakan ayam pedaging mempunyai kandungan nutrisi yang sangat bagus, sehingga sangat cocok untuk pertumbuhan puyuh pedaging. Atau jika ingin membuat racikan pakan sendiri, harus diperhatikan nutrisi yang dibutuhkan puyuh pedaging terutama kebutuhan protein, lemak dan karbohidratnya, untuk jumlah pemberianya bisa disesuaikan dengan kebutuhan makan puyuh perharinya. 4. Kandang puyuh pedaging Untuk kandang puyuh pedaging sebaiknya menggunakan kandang model litter, tujuanya untuk lebih menghemat biaya pembuatan kandang. Untuk kandang model liter alasnya bisa mengunakan sekam padi atau serbuk gergaji, Untuk lapisan dasar alas yaitu kapur setebal 3 β 5 cm, yang bertujuan untuk mencegah berkembangnya bakteri/virus, barulah diatasnya dilapisi sekam padi atau serbuk gergaji. Lapisan alasnya harus diganti setiap 2 bulan sekali, untuk menghindari tingkat amoniak yang tinggi, yang bisa menyebabkan timbulnya gangguan pernapasan pada puyuh,serta sirkulasi udara pada kandang juga harus tetap terjaga dengan baik. Kandang puyuh pedaging dibuat sekat-sekat, idealnya yaitu 60 x 90 x 100 cm p x l x t, yang dapat menampung sekitar 30 β 40 burung puyuh. Model kandang dengan sekat kecil-kecil bertujuan untuk mengurangi pergerakan puyuh, karena karakter puyuh yang agresif, serta untuk memudahkan saat penangkapan jika diperlukan pengobatan atau pemanenan. Puyuh bisa segera dipanen dan dijual apabila sudah terlihat badannya besar dan gemuk, jadi tidak harus berpatokan pada umur. Itulah Rahasia sukses budidaya puyuh pedaging untuk pemula, semoga dapat membantu anda yang ingin memulai usaha ini. Mari Belajar Beternak, TERIMA KASIH.
ternak burung puyuh bagi pemula